Diposting oleh
Yogi Ikhwan, S.T.
di
15.20
RABU (30/1) lalu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Susno Duadji, S.H.,
M.Sc., mengumpulkan seluruh perwira di Satuan Lalu Lintas mulai
tingkat polres hingga polda. Para perwira Satlantas itu datang ke
Mapolda Jabar sejak pagi karena diperintahkan demikian. Pertemuan itu
baru dimulai pukul 16.00 WIB.
Dalam rapat itu, kapolda hanya berbicara tidak lebih dari 10 menit.
Meski dilontarkan dengan santai, tetapi isi perintahnya "galak" dan
"menyentak". Saking "galaknya", anggota Satlantas harus ditanya dua
kali tentang kesiapan mereka menjalani perintah tersebut.
Isi perintah itu ialah tidak ada lagi pungli di Satlantas, baik di
lainnya). "Tidak perlu ada lagi setoran-setoran. Tidak perlu ingin
kaya. Dari gaji sudah cukup. Kalau ingin kaya jangan jadi polisi,
tetapi pengusaha. Ingat, kita ini pelayan masyarakat. Bukan
sebaliknya, malah ingin dilayani," tutur pria kelahiran Pagaralam,
Sumatera Selatan itu.
Pada akhir acara, seluruh perwira Satlantas yang hadir, mulai dari
pangkat AKP hingga Kombespol, diminta menandatangani pakta kesepakatan
bersama. Isi kesepakatan itu pada intinya ialah meningkatkan pelayanan
kepada masyarakat yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya.
Susno memberi waktu tujuh hari bagi anggotanya untuk berbenah,
menyiapkan, dan membersihkan diri dari pungli. "Kalau minggu depan
masih ada yang nakal, saatnya main copot-copotan jabatan," kata suami
dari Ny. Herawati itu.
Pernyataan Susno itu menyiratkan, selama ini ada praktik pungli di
lingkungan kepolisian. Hasil pungli, secara terorganisasi, mengalir ke
pimpinan teratas. Genderang perang melawan pungli yang ditabuh Susno
tidak lepas dari perjalanan hidupnya sejak lahir hingga menjabat Wakil
Kepala PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan). PPATK
adalah sebuah lembaga yang bekerja sama dengan KPK (Komisi
Pemberantasan Korupsi) menggiring para koruptor ke jeruji besi.
Berikut petikan wawancara wartawan "PR" Satrya Graha dan Dedy
Suhaeri dengan pria yang telah berkeliling ke-90 negara lebih untuk
belajar menguak korupsi.
Apa yang membuat Anda begitu antusias memberantas pungli atau
korupsi?
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar